aku akan selalu ingat kegilaan yang kau bawa
serasa aku terbangun di sebuah losmen tengah kota
murahan dan dekil
tapi funky
satu dari sekian tempat favorit backpackers sepertiku
perutku melilit
memaksaku membeli satu dari sekian makanan haram
yang dijajakan kota seribu turis
kemanapun aku pergi
kamu seperti bayang-bayang
berlari saat aku berlari
sekali aku merasakanmu, aku tak sama lagi
seperti candu
compromise where you can, when you can't...elang terbang sendiri, phoebe!
Senin, 08 Agustus 2011
Selasa, 26 Juli 2011
filosofi kopi
"lupakan semua kenangan
dan cumbuan yang pernah terjadi"
akhirnya kekayaan manusia hanyalah: kenangan.
seperti aku berkenangan tentang kamu
duh, Gusti nyuwun ngapunten,
kalau saja hamba sanggup menahan keinginan diri
dan terjerembablah aku usai berkali-kali
menyanggupi untuk melupakanmu
pada lapak-lapak kenangan
kubingkai dirimu dalam berkotak-kotak
pigura yang kubuat di tahunan aku menutrisi hatiku
dengan mengabadikan semua tentangmu
duh, perempuan masa laluku
"asmara cinta kita tlah usai
pertanda cinta tlah berakhir"
tiba-tiba aku jadi perempuan yang sadar diri
betapa tahunan berlalu dan aku teringat kamu
saat terbangun di dini hari dan mendengar sabuah lagu
tentang seseorang yang mendadak saja mencintai temannya
desperate song
singing desperately
apa bedanya?
toh, sama seperti saat aku begitu mengharapkanmu
begitu tak mengerti rasa ini dan ingin dipahami
begitu jatuh cinta...
tak tahu bagaimana tiba-tiba semua terasa asing
tak kutahu bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu
duh, perempuan yang sering kali kurindui
waktu itu
waktu yang membiarkanku belajar tentang sisi dari diriku
yang semula tak kutahu
waktu yang membesarkanku dan mengajari membesarkan diri
waktu aku begitu mencintaimu
tapi tak harus kamu sadari
karena aku tahu, aku harus berlalu
paling tidak, aku harus melewati semua ini
dan sisa dini kuhabiskan dengan secangkir kopi
yang tak pernah jadi minuman favoritku
mengenangmu dari sekian kepahitan saat itu
yang kini menjadi manis
filosofi kopiku untuk dirimu
sebab aku tak ingin tidur untuk bermimpi tentangmu
aku akan mengenangmu sembari terjaga dan nyata
supaya aku bisa tersenyum dan tertawa
betapa mengenangmu adalah kekayaanku yang berharga
"percintaan berlalu, biarkan kusendiri
kehilangan gairah bahkan menambah duka"
dan cumbuan yang pernah terjadi"
akhirnya kekayaan manusia hanyalah: kenangan.
seperti aku berkenangan tentang kamu
duh, Gusti nyuwun ngapunten,
kalau saja hamba sanggup menahan keinginan diri
dan terjerembablah aku usai berkali-kali
menyanggupi untuk melupakanmu
pada lapak-lapak kenangan
kubingkai dirimu dalam berkotak-kotak
pigura yang kubuat di tahunan aku menutrisi hatiku
dengan mengabadikan semua tentangmu
duh, perempuan masa laluku
"asmara cinta kita tlah usai
pertanda cinta tlah berakhir"
tiba-tiba aku jadi perempuan yang sadar diri
betapa tahunan berlalu dan aku teringat kamu
saat terbangun di dini hari dan mendengar sabuah lagu
tentang seseorang yang mendadak saja mencintai temannya
desperate song
singing desperately
apa bedanya?
toh, sama seperti saat aku begitu mengharapkanmu
begitu tak mengerti rasa ini dan ingin dipahami
begitu jatuh cinta...
tak tahu bagaimana tiba-tiba semua terasa asing
tak kutahu bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu
duh, perempuan yang sering kali kurindui
waktu itu
waktu yang membiarkanku belajar tentang sisi dari diriku
yang semula tak kutahu
waktu yang membesarkanku dan mengajari membesarkan diri
waktu aku begitu mencintaimu
tapi tak harus kamu sadari
karena aku tahu, aku harus berlalu
paling tidak, aku harus melewati semua ini
dan sisa dini kuhabiskan dengan secangkir kopi
yang tak pernah jadi minuman favoritku
mengenangmu dari sekian kepahitan saat itu
yang kini menjadi manis
filosofi kopiku untuk dirimu
sebab aku tak ingin tidur untuk bermimpi tentangmu
aku akan mengenangmu sembari terjaga dan nyata
supaya aku bisa tersenyum dan tertawa
betapa mengenangmu adalah kekayaanku yang berharga
"percintaan berlalu, biarkan kusendiri
kehilangan gairah bahkan menambah duka"
Kamis, 21 Juli 2011
satu
Tuhan, untuk kali ini aku berharap: cukupkanlah asaku, cukupkanlah rasaku sampai di sini
Ada kedekatan yang terasa begitu menyesakkan
Dan menjadi jauh tak pernah menjadi satu lintasan pikiran
Aku begitu tergebu oleh rindu
Begitu lumrah sepertinya merunuti fragmen jejakanmu
Jejak yang mengabu sekian tahun di penantianku
Tuhan, untuk kali ini aku berharap: cukupkanlah asaku,
rasaku
kali ini
sampai di sini
Kalau, toh, kau hadir hanya serupa pusaran mimpi
Dalam hidupku dan sebentar saja memberi rona
Kuyakini aku mampu, aku bisa
Meyakinkan diriku sendiri untuk melangkah lagi
Meyakinkan diriku sendiri kalau kau hanya sebatas mimpi
Tuhan, untuk kali ini aku berharap: cukupkanlah asaku,
rasaku
Sebab kau dan aku tak mungkin satu
Ada kedekatan yang terasa begitu menyesakkan
Dan menjadi jauh tak pernah menjadi satu lintasan pikiran
Aku begitu tergebu oleh rindu
Begitu lumrah sepertinya merunuti fragmen jejakanmu
Jejak yang mengabu sekian tahun di penantianku
Tuhan, untuk kali ini aku berharap: cukupkanlah asaku,
rasaku
kali ini
sampai di sini
Kalau, toh, kau hadir hanya serupa pusaran mimpi
Dalam hidupku dan sebentar saja memberi rona
Kuyakini aku mampu, aku bisa
Meyakinkan diriku sendiri untuk melangkah lagi
Meyakinkan diriku sendiri kalau kau hanya sebatas mimpi
Tuhan, untuk kali ini aku berharap: cukupkanlah asaku,
rasaku
Sebab kau dan aku tak mungkin satu
Rabu, 01 Juni 2011
lihat aku, sayang
jalanan panjang sudah berlalu
jalan makin berliku
hati kita berlindung di balik genggaman tangan
dan kau berikan pada yang lain
pada sekian tikungan kita jajaki
kau percaya?
kulakukan apapun untukmu
aku, sayang, satu-satunya yang menjaga hati di antara kita
sementara kau semena-mena menawarkan airmata pada hati lain
"biarkan aku menjaga perasaan ini
menjaga segenap cinta yang telah kau beri"
lihat aku, sayang, bukan kau yang menjaga hati
jalan makin berliku
hati kita berlindung di balik genggaman tangan
dan kau berikan pada yang lain
pada sekian tikungan kita jajaki
kau percaya?
kulakukan apapun untukmu
aku, sayang, satu-satunya yang menjaga hati di antara kita
sementara kau semena-mena menawarkan airmata pada hati lain
"biarkan aku menjaga perasaan ini
menjaga segenap cinta yang telah kau beri"
lihat aku, sayang, bukan kau yang menjaga hati
"bumi dan langit begitu luas, di manakah gerangan tempatku?"
kadang aku juga ingin tahu, di mana sebenarnya tempat yang benar-benar untukku. di sisimu? di sisi orang lain? di sisi orang yang sama sekali asing?
kadang aku juga ingin tahu, di mana sebenarnya tempat yang benar-benar untukku. di sisimu? di sisi orang lain? di sisi orang yang sama sekali asing?
Selasa, 24 Mei 2011
new dragon inn ost
hidup yang penuh rintangan
tercurah bak derasnya hujan
mengapa kita harus jumpa
bila tak tahu akan ke mana
rindupun menjadi buntu
namun selalu menerpaku
tak tentu rasa hati ini
asmara yang melandaku kini
ku tak rela tuk selalu menanti
ku tak rela tuk selalu merindu
semua jadi tak menentu
suka dan suka datang silih berganti
ku tak rela tuk selalu menunggu
ku tak rela tuk selalu terpaku
ku takut hati kan beku
namun asmara tak henti-hentinya menggoda jiwa
tercurah bak derasnya hujan
mengapa kita harus jumpa
bila tak tahu akan ke mana
rindupun menjadi buntu
namun selalu menerpaku
tak tentu rasa hati ini
asmara yang melandaku kini
ku tak rela tuk selalu menanti
ku tak rela tuk selalu merindu
semua jadi tak menentu
suka dan suka datang silih berganti
ku tak rela tuk selalu menunggu
ku tak rela tuk selalu terpaku
ku takut hati kan beku
namun asmara tak henti-hentinya menggoda jiwa
Rabu, 18 Mei 2011
kau dan aku
ada kisah yang kita bagi
waktu itu
saat tanganku terbiasa memeluk tanganmu
ada rindu yang kita lewati
bersama
dalam ruang waktu masing-masing
saat itu aku tahu
aku tak berbeda jauh denganmu
memendam pilu
tapi esok
siapa yang bisa menjanjikan tentang esok?
cinta bisa sirna
rindu dapat punah
mungkin, kudapati diriku merenungi sesal yang datang terlambat
dan kau obati perlahan dirimu dengan kenangan dan orang baru
sementara tak kita janjikan setapak yang berdua
telah kau tepati janjimu untuk membiarkanku memilih
dan aku cuma tempat sementara kau berteduh
sebelum kau cintai perempuan selainku
seperti saat ini
kau tak perlu ragu
biarkan kutersedu
langkah yang membawa kita menjauh dari satu dengan yang lain
kuyakin suatu hari kita bertemu di kereta yang sama
berbagi cerita
akan kau katakan betapa kau merinduku
dan betapaku mencintaimu, dulu
kau tak perlu ragu
waktu itu
saat tanganku terbiasa memeluk tanganmu
ada rindu yang kita lewati
bersama
dalam ruang waktu masing-masing
saat itu aku tahu
aku tak berbeda jauh denganmu
memendam pilu
tapi esok
siapa yang bisa menjanjikan tentang esok?
cinta bisa sirna
rindu dapat punah
mungkin, kudapati diriku merenungi sesal yang datang terlambat
dan kau obati perlahan dirimu dengan kenangan dan orang baru
sementara tak kita janjikan setapak yang berdua
telah kau tepati janjimu untuk membiarkanku memilih
dan aku cuma tempat sementara kau berteduh
sebelum kau cintai perempuan selainku
seperti saat ini
kau tak perlu ragu
biarkan kutersedu
langkah yang membawa kita menjauh dari satu dengan yang lain
kuyakin suatu hari kita bertemu di kereta yang sama
berbagi cerita
akan kau katakan betapa kau merinduku
dan betapaku mencintaimu, dulu
kau tak perlu ragu
Langganan:
Postingan (Atom)